Minggu, 22 Juni 2014

Rotasi kehidupan

Hello bloger saya disini hanya ingin mengabadikan setiap gagasan-gagasan didalam pikiran saya,,. Perkenalkan nama saya Putri saya jarang sekali membuka blog karna saya sebenarnya tidak gemar menulis ataupun merangkaimkata tapi entah kenapa saat ini saya ingin sekali mencurahkan setiap apa yang saya alami baru saja didalam blog saya ini.oke cerita ini diawali ketika saya melihat fakta fakta kehidupan, hidup ya kita mulai merasakan kehidupan sebenarnya adalah disaat kita dilahirkan kedunia ini, disini kita mulaimbelajar mandiri untuk bernafas, minum, makan, berbicara, dan mengenal dunia sekitar, diwaktu kita lahir memang kita belum banyak merasakan masalah yang begitu pelik, dimana masa masa setelah kita lahir hingga masa masa balita adalah masa yang paling menyenangkan, kemudian setelah itu kita mulai beranjak memasuki masa sekolah disini kita diajarkan banyak hal mulai dari kita diajarkan membaca menulis menghargai sesama dan lain sebagainya, disekolah ini kita mulai menemui masalahmasalah yang sederhana misalkan masalah seperti kesulitan mambaca menulis menghafal dll, kemudian tiba saatnya di kelas 6 SD dimana masalah kita semakin rumit, kita harus menghadapi setiap ujian demimujian dengan maksimal agar mendapatkan nilai yang maksimal sehingga kita dapat melanjutkan studi ketahap - tahap berikutnya, banyak hal yang menjadi kendala disini, salah satu contohnya kita harus banyak menghabiskan sejengkal waktu bermain kita untuk belajar ataupun bimble tambahan, selain itu sesudah kita mendapatkan sekolah yang kita inginkan kita juga harus melewati step yang sama ya itu untuk mempertahankan prestasi kita dimanapun dan kapanpun itu, disini dimasa SMP kita sering sekali mulai mengalami masalah demi masalah yang semakin rumit saja, dimasa ini kita mulai masa pubertas kita dimana kita sudah mengenal lawan jenis, dan jika lingkungan kita jelek maka kita bisa saja terpengaruh dengan lingkungan sekitar seperti seks bebas, dll oleh karena itu disini peran orang tua sangatlah penting, tidak heran kalau kita banyak melihat orang tua kita yang ekstra sekali menjaga pergaulan kitaa, yaa ketika kita sudah mengenal lawan jenis maka kita akan dihadapkan dengan masalah yang semakin menjadi jadi, kita kadang lebih memilih untuk mengorbankan waktu belajar kita untuk berpacaran, dan tidak heran kalau nilai kita bisa turun, tapi jika pasangan kita mengajak kita ke hal positif maka juga tidak heran kalau grafik prestasi kita meningkat, masalah yang tambah Pelik adalah ketika kita masuk SMA/SMK kita disini harus mati matian belajar ekstra keras karena disini karakter kita dibentuk untuk menjadi apa kita kedepan, sering kali anak anak manganggap bahwa ketika kita sudah SMA kita sudah dewasa, salah sebenarnya anda baru belajar untuk menjadi dewasa, dan ketika anda sudah duduk dibangku kuliah masalah akan trus ada, masalah pertama andalah ketika anda tidak sungguh sungguh di SMA makan anda akan tertinggal dan tidak heran kalau anda akan lulus terakhir, apalagi kalau anda lulus lebih dsri target anda akan semakin sulit mencari pekerjaan, padahal dunia kerja itu keras tidak seperti dunia dibangku sekolah, banyak persaingan persaingan yang tidak sehat mungkin saja terjadi didunia kerja, dan saat kita sudah merencanakan untuk menikah maka masalah itu akan semakin pelik menghantui kita, kita harus belajar bertanggung jawab mandiri, dan tidak boleh mengandalkan emosi, kita harus lebih sabar menghadapi pasangan kita dan tidak egois, ketika kita memliki anak, disitu anda akan mulai merasakan seperti apa berat perjuangan sebagai orang tua demi melihat anaknya sukses, dan ketika kita dipanggil Tuhan itulah sebenarnya kehidupan yang kekal, dan bahagia bersama Tuhandisurga dan berarti semua tugas tugas didunia kita sudah selesai, maka oleh karena itu rotasi kehidupan masalah demi masalah itu adalah jalan pendewasaan untuk setiap pribadi, terus bekerja lebih dan lebih jangan lupa berdoa dan salam sukses dari saya.. terimakasih :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar